Selasa, 30 Juni 2015

Penyebab dan Cara Memperbaiki Hardisk Rusak

Penyebab dan Cara Memperbaiki Hardisk Rusak

Hardisk merupakan perangkat komputer yang bertugas sebagai media penyimpanan. Bisa dibilang harddisk merupakan perangkat keras yang tidak kalah penting dibandingkan dengan yang lainnya.

Mengapa dibilang penting? Ya, karena semua data yang Anda miliki tersimpan pada harddisk. Coba bayangkan, jika harddisk yang Anda gunakan selama ini mengalami kerusakan. Betapa menyesalnya Anda, karena semua dokumen yang Anda miliki tersimpan di harddisk tersebut.

Sebagai perangkat keras komputer, harddisk juga bisa mengalami kerusakan. Oleh karenanya, alangkah baiknya jika kita bisa mencegah hal tersebut sedini mungkin.

Salah satu langkah yang tepat untuk mencegah hal tersebut adalah dengan mengetahui faktor yang bisa menyebabkan harddisk cepat rusak. Dengan begitu setidaknya kerusakan yang memang disebabkan karena faktor manusia seperti benturan dan kelalaian lainnya bisa dicegah. Dan berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan harddisk cepat rusak:



1. Over Heat
Over heat atau panas berlebihan merupakasan salah satu penyebab hardisk rusak.  Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, jika harddisk merupakan perangkat yang mudah panas. Dan biasanya, semakin lama pemaikaian maka akan semakin pula harddisk tersebut. Solusi paling tepat adalah dengan menambahkan kipas pendingin khusus harddisk.

2. Benturan
Benturan juga bisa juga memicu kerusakan pada harddisk. Benturan yang dimaksud bisa berupa gesekan keras dengan benda lain, guncangan atau bisa juga diakibatkan karena terjatuh. Dengan demikian, Anda harus lebih berhati-hati melakukan sesuatu yang berhubungan dengan harddisk, entah itu memindahkan komputer, memindahkan harddisk, ataupun memasang harddisk ke komputer. Begitu juga ketika membawa laptop dalam tas, karena bisa saja menyebabkan terjadi benturan yang tidak disadari.

3. Sering melakukan instalasi
Seringnya melakukan install dan unistall pada komputer ataupun laptop juga bisa memicu kerusakan harddisk. Biasanya hal ini sering dilakukan bagi mereka yang baru mempelajari komputer. Rasa penasaran mereka yang membuat mereka lebih sering melakukan berbagai kegiatan installasi. Entah itu installasi sistem operasi maupun program-programnya. Jika hal ini terus dilakukan, biasanya harddisk akan mengalami bad sector, dan akan sangat sulit untuk memperbaikinya.

4. Penggunaan berlebihan
Penggunaan yang berlebih juga bisa menjadi penyebab harddisk cepat rusak. Bermain game, memutar video, mendengarkan musik, serta online dalam waktu yang lama akan menyebabkan bertambahnya perfoma yang dibutuhkan harddisk. Jika hal ini terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, besar kemungkinan kinerja harddisk tersebut akan melemah dan rusak.

5. Usia Hardisk
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika usia adalah penyebab harddisk rusak. Bahkan bukan hanya harddisk saja, setiap komponen elektronika pasti memiliki batas usia. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan perawatan terhadap hardisk agar memiliki masa yang lebih panjang dan awet.

6. Hardisk Harus dibersihkan
Hardisk jarang dibersihkan, jangan salah tangkap dulu za, yang dimaksudkan membersihkan hardisk adalah hapus file tidak terpakai agar tidak mengakibatkan hardisk kita over.

7. Mendefragmen Hardisk
ada yang tau pengertian dari Mendefragmen hardisk ? Silikan klik artikel disamping http://venost.blogspot.com/2015/06/pengertianfungsi-cara-dan-kegunaan.html Jangan lupa untuk mendefragmen hardisk kita beberapa bulan sekali, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan hardisk.

8. Sering Restart
Sering restart computer, restart komputer juga akan mempengaruhi kinerja hardisk kita.

9. Tegangan Listrik
Tegangan listrik tidak stabil atau sering naik turun akan membuat sistem fungsi hardisk mengalami gangguan error disk.

Hal-hal diatas yang mungkin kita angga sepele tersebut padahal akan membuat hardisk kita mengaami gangguan bahkan kerusakan yang fatal dapat terjadi.
Cara Memperbaiki Hardisk Rusak dan Tidak Terbaca Oleh BIOS

Cara Memperbaiki Hardisk yang Rusak

Biasanya kerusakan hardisk terjadi karena bad sector, untuk menangani hal ini ada beberapa macam cara penanganan awal yang harus Anda coba tergantung dari merk hardisk yang Anda gunakan.
  • Untuk penanganan awal Anda dapat menggunakan perintah Format C: (sesuaikan dengan drive yang hendak di format).
  • Jika cara tersebut belum berhasil, Anda dapat menggunakan program disk manager dari masing-masing pabrik pembuat hardisk.
  • Jika cara tersebut belum berhasil juga, Anda dapat menggunakan software HDDREG, software tersebut dapat Anda download di internet.
  • Jika masih belum berhasil juga, maka coba Low Level Format atau Zero File. Memformat hardisk yang akan mengakibatkan file di dalam hardisk hilang.
  • Jika masih tidak bisa juga, Anda dapat memotong sektor hardisk yang rusak dengan cara membagi hardisk serta tidak menggunakan hardisk yang rusak.

Memperbaiki Hardisk Tidak Terbaca oleh BIOS (Basic Input Output System)

Jika kerusakan hardisk Anda adalah tidak dapat terbaca oleh BIOS maka Anda harus lebih mengeluarkan waktu serta tenaga lebih karena agak ribet kalau masalah hardisk tidak terbaca oleh BIOS. Ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk memperbaiki hardisk tidak terbaca oleh BIOS, berikut cara yang dapat Anda coba;
  • Langkah awal Anda harus melihat pengaturan BIOS tersebut, dimana hardisk disetting OFF sehingga tidak terbaca. Solusinya rubah pengaturan hardisk pada BIOS setting hardisk ON.
  • Cek arus listrik pada kabel hardisk, kesalahan kecil seperti ini sering terjadi jika Anda tidak memperhatikan benar-benar saat pemasangan hardisk seperti kabel terputus, keslahan memasang tidak sesuai tempat dll, dalam hal ini Anda harus memasang ulang kabel hardisk.
  • Lihat piringan hardisk, jika kesalahan dari piringan hardisk yang tidak berputar karena aliran listrik tidak mendukung, maka periksa ulang keadaan kabel hardisk apakah dalam keadaan baik, coba tukar dengan kabel power lainnya, namun jika berbagai cara tersebuat sudah Anda coba tapi tidak berhasil kemungkinan memang terjadi kesalahan pada hardisk itu sendiri.
  • Cek pemasangan jumper yang sesuai, jika mengalami kesalahan memang tidak akan dapat terdeteksi.
  Untuk itulah sebaiknya menghindari hal tersebut dengan lebih hati-hati dalam penggunaan serta yang tidak kalah penting adalah memberikan perawatan yang baik agar bisa lebih awet dan tahan lama. Semoga kejadian yang pernah saya rasakan tidak terulang kepada kalian .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar